7 Tips Traveling Ciamik dan Penuh Makna Saat Bulan Ramadan


Ada satu bulan spesial yang datangnya satu tahun sekali dan paling dinanti umat Muslim seluruh dunia. Ya, bulan Ramadan, saat-saat di mana ibadah puasa dijalankan. Di saat seperti ini juga lah ada momen-momen yang tidak akan didapatkan pada bulan lain.

Nah, ini juga jadi sebuah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan. Apalagi buat kamu yang hobi traveling. Tidak mau kan kelewatan momen ketika semua orang di satu blok membawa meja dan kursi ke depan rumah mereka dan menyiapkan iftar di pinggir jalan bersama seluruh warga.

Kapan lagi kalau bukan bulan Ramadan bisa mendapatkan momen seperti itu. Ibadah puasa kamu akan makin berkah. Apalagi bagi kamu yang memang tidak menjalankan ibadah puasa. Akan lebih terasa bagaimana perjuangan mereka yang menahan lapar dan haus selama setengah hari dan juga nuansa keramah tamahan bulan puasa.

Sebenarnya kalau kamu merencanakan traveling di bulan puasa ada banyak lagi keuntungan yang bisa didapatkan selain momen yang berkesan. Pertama, biaya kebanyakan tempat wisata yang jadi murah. Kedua, saat bulan puasa tidak aka nada terlalu banyak orang yang memadati tempat wisata.

Soal tips, berikut ini akan kita bahas apa saja yang bisa kamu lakukan agar traveling di bulan Ramadan yang kamu jalani makin ciamik dan penuh makna. Simak sama-sama, yuk!


1. Ketahui dengan cermat tempat wisata

Selama bulan Ramadan, denyut kehidupan tiap sudut kota akan jadi sedikit berbeda dari hari-hari biasanya.  Apalagi di negara yang mayoritas penduduknya adalah umat Muslim.

Kalau sudah begitu, biasanya lalu lintas akan lebih lengang dari biasanya pada jam-jam tertentu. Tapi jangan salah, ketika waktu berbuka tiba pasti jalanan akan lebih ramai, bahkan lebih dari rush hour pada biasanya.

Sebelum berkunjung, ada baiknya untuk membuat riset kecil tentang transportasi dan lalu lintas di destinasi yang akan dikunjungi pada bulan puasa. Selain itu, buat juga riset tentang harga tiket tiap tempat wisata, dan juga hotel murah di tempat yang strategis.


2. Buat rencana perjalanan sematang mungkin

Setelah membuat riset ada baiknya membuat rencana perjalanan yang matang. Karena pada dasarnya riset tersebut tidak hanya persoalan transportasi dan akomodasi, tapi juga tentang jam operasional sebuah tempat wisata dan beberapa tempat lainnya.

Nah, rencana ini yang kemudian bisa kamu kembangkan menjadi itinerary yang bisa jadi panduan kamu selama traveling.


3. Persiapkan bekal makanan dan minuman

Tidak hanya bagi kamu yang berpuasa dan membutuhkan makanan berbuka saat sedang berkeliling kota, tapi juga kamu yang traveling dan tidak berpuasa. Ada baiknya kamu melakukan tips yang satu ini demi tetap menjaga asupan nutrisi dan cairan untuk tubuh.

Selama bulan puasa, kamu akan mendapatkan sedikit kesulitan ketika mencari makanan di siang hari, terutama jika destinasi kamu dihuni oleh mayoritas umat muslim. Restoran dan kedai makanan akan buka pada sore hari, yaitu menjelang waktu berbuka puasa.


4. Cari spot oke jika ingin makan di luar

Selama bulan puasa, apalagi jika destinasi kamu adalah tempat di mana mayoritas masyarakatnya adalah umat muslim, kamu akan cukup kesulitan jika ingin mencari makan di siang hari di luar penginapan. Nah, paling bisa kamu siasati dengan membungkus makanan tersebut.

Kalau kamu memang sedang jenuh untuk terus menerus makan di dalam kamar atau pun memang udara di luar sedang bagus-bagusnya, baiknya kamu cari spot yang oke dan tersembunyi. Karena bagaimana pun juga harus saling menghormati kan.

Lagipula, dengan traveling selama bulan puasa dengan destinasi yang masyarakatnya menjalankan ibadah puasa berarti kita harus bisa menerima konsekuensinya, kan agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.


5. Susun itinerary sebaik mungkin untuk wisata setelah berbuka

Selama bulan Ramadan, beberapa sudut kota akan terlihat lebih ramai setelah matahari terbenam. Ya, setelah waktu berbuka. Ada baiknya kamu menyusun itinerary sebaik mungkin jadi kamu bisa menikmati destinasi dengan maksimal.Selain mencari hotel online murah di Reservasi.com, kamu juga harus mencari atraksi terdekat yang wajib dikunjungi.
                                                                 
Kapan lagi kamu akan merasakan suasana bulan suci di tempat yang berbeda. Pasti akan beda rasanya saat mengunjungi bazar atau pun pasar malam khas bulan puasa setelah diadakannya salat tarawih.


6. Nikmati dan resapi suasana sepenuhnya

Suasana Ramadan penuh dengan keceriaan dan suka cita. Apalagi banyak sekali negara yang mengadakan buka puasa bersama di pinggir jalan dan membawa meja makan mereka ke depan rumah. Percayalah momen seperti ini hanya terjadi setahun sekali.

Jadi, resapi setiap apa yang terjadi di depan mata selama traveling. Seperti suara azan yang berkumandang dengan lantang, alunan suara orang mengaji di sela-sela waktu salat, dan juga suara keceriaan anak-anak yang sedang menunggu waktu berbuka puasa.




0 Response to "7 Tips Traveling Ciamik dan Penuh Makna Saat Bulan Ramadan"

Post a Comment